Coban Rondo, Air Terjun Indah di Malang yang Menyimpan Kisah Kelam

  • Whatsapp

Tahukah kamu bahwa Malang juga ternyata memiliki tempat wisata berupa air terjun? Yap, namanya adalah Coban Rondo atau yang jika diartikan adalah air terjun janda. Ini merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi, terutama untuk kamu yang menyukai wisata alam. Jangan lupa juga, pastikan kamu membeli oleholeh khas Malang seperti malang strudel, pia mangkok, bakpao sayang atau jenang apple sebelum pulang dari tempat ini. Anggap saja sebagai kenang-kenanganmu.

Read More

Air terjun yang mulai dibuka sejak tahun 1980-an ini berlokasi di area perhutani dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Malang. Sejak tahun 2002, pengelolaan tempat wisata ini dipegang oleh PT. Palawi Risorsis yang merupakan anak perusahaan perhutani yang membidangi wisata.

Lalu mengapa air terjun ini dinamakan air terjun Janda?

Ternyata, nama tersebut didasarkan pada kisah legenda yang dipercayai oleh masyarakat tersebut secara turun temurun. Seperti inilah kisah yang melatar belakangi penamaan air terjun tersebut:

Pada zaman dahulu, ada sepasang penganti baru bernama Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusuma yang berasal dari Gunung Anjasmoro. Ketika pernikahan mereka belum mencapai usia selapan (35 hari usia pernikahan), Dewi Anjarwati mengajak suaminya untuk pergi ke rumah orangtuanya yang berada di Gunung Anjasmoro.

Niat tersebut ditentang oleh orangtua Dewi Anjarwati karena adanya kepercayaan bahwa ketikaa usia pernikahan belum mencapai selapan, maka pengantin baru dilarang bepergian. Namun, keduanya tetap memaksa dan akhirnya pergi menuju Gunung Anjasmoro.

Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan Joko lelono yang terpikat pada kecantikan Dewi Anjarwati. Joko Lelono kemudian berusaha merebut Dewi Anjarwati dari suaminya. Demi melindungi istrinya, Raden Baron Kusuma meminta istrinya untuk bersembunyi di air terjun. Dewi Anjarwati menurut dan bersembunyi sembari menunggu suaminya.

Namun sayang, suaminya bersama dengan Joko Lelono tewas dalam pertarungan tersebut dan Dewi Anjarwati akhirnya menjadi seorang janda. Coban Rondo inilah air terjun yang dipercaya oleh masyarakat sebagai lokasi di mana Dewi Anjarwati bersembunyi dan menunggu kedatangan suaminya.

Benar atau tidaknya kisah tersebut, tentu saja tidak ada yang mengetahuinya. Meskipun begitu, seperti itulah kepercayaan masyarakat jadi percaya atau tidak, kamu tetap harus menghargainya.

Nah, jika kamu tertarik ke sini, kamu tidak hanya bisa menikmati keindahan alam yang masih sangat natural saja. Melainkan kamu bisa menikmati beragam fasilitas wisata lain yang pastinya membuatmu semakin tertarik. Misalnya saja seperti taman kelinci, flying fox, dan yang sangat menarik serta sayang untuk dilewatkan adalah taman labirin. Bagaimana? Menarik sekali kan? Jangan lupa ya, saat kamu berwisata ke sini, kamu harus tetap menjaga alamnya agar tetap terjaga keasriannya. Dan jika kamu sambil makan oleh-oleh atau cemilan khas Malang di lokasi wisata, pastikan sampahnya dibuang ke tempat ya!

Selamat berwisata!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *